Kamis, 11 Februari 2016

Moto Guzzi Turut Meriahkan Ajang IMA

MENGAWALI tahun ini, PT Piaggio Indonesia (PID), yang menaungi empat merek motor asal Italia, yakni Vespa, Piaggio, Aprilia, dan Moto Guzzi, ikut serta di ajang Indonesia Moto Adventure (IMA) 2016.Acara yang mengeksplorasi keindahan alam Indonesia dalam bentuk video dan foto itu melibatkan rider dalam maupun luar negeri.

“Kami sangat senang dapat menjadi bagian dalam perjalanan ini. Keterlibatan kami di IMA membuktikan fokus kami terhadap pasar Indonesia yang menjadi pasar terpenting kami,“ ujar Managing Director PID Marco Noto La Diega.

Sebagai bentuk partisipasinya, PT PID meminjamkan dua unit Moto Guzzi V7 Racer dan Stone kepada dua rider. Moto Guzzi V7 Racer dikendarai Arya Hidayat, seorang pengelola merek pakaian khusus otomotif. Sementara itu, V7 Stone ditunggangi fotografer asal AS Aaron Birmhall.

Mereka menempuh 350 km guna menelusuri titik-titik eksotis Pulau Lombok mulai 23 hingga 30 Januari lalu. Sebagai penutup tur, para pengendara turut mengadiri Bali Custom War 2016. (Mus/S-3) Media Indonesia, 4 Februari 2016, Halaman 22

Jumat, 26 Desember 2014

Pabrik Baru Honda Pasok Filipina

PABRIK baru Honda yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, resmi beroperasi kemarin. Selain meladeni permintaan skuter matik (skutik) untuk pasar domestik, pabrik keempat Honda di Indonesia tersebut bakal mengekspor skutik ke Filipina.

Peresmian pabrik Honda Karawang dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Turut hadir dalam acara antara lain Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, Presiden dan CEO of Honda Motor Corporation (HMC) Takanobu Ito, Presiden Direktur PT Astra International (AI) Prijono Sugiarto, serta segenap jajaran eksekutif PT Astra Honda Motor (AHM).

Jumat, 07 November 2014

LEMBATA, NUSA TENGGARA TIMUR Bantuan Pupuk untuk Menambal Jalan

BANTUAN pupuk organik dan pupuk NPK yang diberikan Pemkab Lembata, Nusa Tenggara Timur, salah sasaran.

Sebagian besar bantuan pupuk untuk 80 kelompok petani ladang di Lembata tidak dipergunakan dan rusak di tempat penimbunan.Sebagian pupuk justru dijual kepada petani lain yang kesulitan pupuk.

Bahkan warga menggunakan pupuk untuk menutup lubang jalan yang rusak dan berfungsi sebagai tanggul darurat untuk menangkal banjir.
Bety Buran, warga Desa Belobatang, Kecamatan Wulandoni, mengungkapkan bantuan pupuk yang diberikan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Lembata tahun lalu dibiarkan menumpuk di pinggir jalan.

“Kami tidak biasa memakai pupuk di ladang, tetapi dinas selalu menurunkan bantuan,“ ujar Betty, kemarin.

Sebaliknya, para petani sawah di Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, harus mencari pupuk di desa-desa yang menerima bantuan pupuk.“Sekarang kami kesulitan mencari pupuk dan harus mencari ke petani ladang.

Ternyata pupuk-pupuk bantuan itu tidak digunakan dan dijual per karungnya Rp120 ribu,“ ungkap Maria Prada, petani sawah Waikomo.

Kisruh bantuan pupuk yang salah sasaran menyebabkan para petani kebingungan. Maria Prada dan para petani sawah Waikomo meminta pemerintah meninjau ulang program bantuan pupuk kepada petani ladang.

“Selama ini petani sawah yang sangat membutuhkan pupuk tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah,“ keluhnya.(PT/N-4) Media Indonesia, 5/11/2014, halaman 13