BENTUKNYA memang sebuah sport utility vehicle (SUV) ringkas, tetapi desain dan segala teknologi di dapur pacunya dibenamkan untuk menghadirkan performa mobil sport. Karena itu, wajar jika mengandaikan Porsche Macan dengan ungkapan yang sudah akrab di telinga: serigala berbulu domba.
Macan memang telah lama digaungkan sebagai cara Porsche menciptakan segmen dan ceruk konsumen baru, terutama di negara-negara berkembang. Namun, melalui SUV kompak yang diberi nama hewan Indonesia itu, Porsche mengklaim pihaknya telah melupakan gen sport selepas menciptakan SUV bongsor Cayenne.
“Macan adalah mobil sport pertama di antara kelas compact SUV,“ kata Managing Director of PT Eurokars Artha Utama Christoph Choi pada peluncuran Macan, Kamis dua pekan lalu di Jakarta.
Meski demikian, ia mengakui Macan digarap sebagai entry level pabrikan asal Jerman tersebut. “Kombinasi unik ini menarik dan meyakinkan. Dengan Macan sebagai entry level ke dunia eksklusif Porsche, kami berharap dapat sepenuhnya mendapatkan pembeli baru untuk merek kami, juga merangsang pelanggan jangka panjang kami.“
Aura model-model sport Porsche semisal 911 GT3 dan 918 Spider disemburkan melalui garis desain maupun fitur-fitur yang mendongkrak kemampuan lari SUV kecil ini. Seperti wraparound bonnet dan garis atap yang dibuat melandai. Lampu depan Bi-Xenon dari `adik' Cayenne tersebut dibekali teknologi Porsche Dynamics Lights System.
SUV kedua gubahan Porsche itu terdiri dari tiga varian, yakni Macan S, Macan Turbo, dan Macan S Diesel. Namun, baru Macan S plus Macan Turbo yang saat ini disediakan bagi khalayak Tanah Air.
Macan S dipersenjatai mesin 3.000 cc enam silinder berkonfigurasi V (V6), dengan daya maksimal 340 hp di putaran mesin 5.500-6.500 rpm serta torsi puncak 339 lb-ft di kitiran 1.4505.000 rpm. Dalam `badan' Macan Turbo dibubuhkan mesin Biturbo 3.600 cc V6 bertenaga 400 hp di 6.000 rpm plus torsi 406 lb-ft di 1.350-4.500 rpm.
Mesinnya dikombinasikan dengan transmisi tujuh kecepatan Porsche Doppelkupplung (PDK), sistem penggerak empat roda Porsche Traction Management (PTM), ban tapak lebar dengan pelek 21 inci, sport steering wheel plus paddle shift, roda besar, serta sistem audio dan tailgate yang dioperasikan secara elektrik sebagai fitur standarnya.
Untuk cita rasa lebih trengginas, disediakan opsi suspensi udara. Porsche mengklaim sebagai satusatunya SUV yang memiliki opsi suspensi udara hingga saat ini. Di samping itu, ada pula pilihan penambahan Porsche Torque Vectoring (PTV) Plus. PTV Plus antara lain berguna untuk mengatur dan mendistribusikan secara elektronik besaran torsi yang dibutuhkan roda belakang.
Pihak Eurokars Artha Utama selaku distributor resmi Porsche di Indonesia tidak bersedia menyebut harga jual. Namun, mereka mengungkapkan Macan ditargetkan untuk laku setidaknya 100 unit hingga akhir tahun ini. (Xan/ S-2) - Media Indonesia, 19/06/2014, halaman 22
The Kinder Life: Menyediakan Jasa Rental Mobil Box Tahun Tinggi Tersedia Berbagai Tipe Dan Merek
Headline
Toyota Bidik Ekspor Mobil Naik 30%
Di kuartal I 2014, pembiayaan sektor otomotif turun akibat semakin ketatnya likuiditas. PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis ekspor mobil...
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Senin, 30 Juni 2014
Minggu, 04 Mei 2014
Toyota Bidik Ekspor Mobil Naik 30%
Di kuartal I 2014, pembiayaan sektor otomotif turun akibat semakin ketatnya likuiditas.
PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis ekspor mobil mereka bakal naik 30% hingga akhir 2014. Timur Tengah dan Amerika Latin disasar sebagai pasar potensial untuk mencapai pertumbuhan dari realisasi ekspor 120 ribu unit tahun lalu.
“Kami optimistis ekspor bisa naik 30%.
Saat ini ekspor Toyota sudah ke banyak negara seiring peningkatan kapasitas produksi pabrik di Karawang, Jawa Barat,“ ujar Vice President Director TAM Suparno Djasmin dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, pasar potensial berada di kawasan Timur Tengah, Amerika Latin, dan ASEAN. Pihaknya juga memacu ekspor untuk kendaraan rakitan (completely knocked down/CKD), mesin, dan komponen.
Saat ini total kapasitas produksi pabrik Toyota di Indonesia mencapai 250 ribu unit per tahun. Hal itu menunjang volume ekspor tahunan yang naik dari 580 unit menjadi lebih dari 118 ribu unit. Sejak ekspor perdana pada 1987, Toyota telah mengekspor 560 ribu kendaraan utuh bernilai lebih dari US$11 miliar hingga 2013.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Astra International Tbk (AI) di Jakarta, Selasa (29/4), Suparno ditunjuk menjadi Direktur AI untuk Toyota Group di Indonesia. Suparno juga menjabat CEO Toyota Sales Operation (Auto 2000) menggantikan Johnny Darmawan yang pensiun.
Dari total penjualan mobil nasional 1,2 juta unit (naik 10%) pada 2013, penjualan mobil Grup Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Truck, dan Peugeot) naik 8% sejumlah 655 ribu unit. “Divisi otomotif berkontribusi 45% untuk pendapatan Astra. Tahun ini, kami menyiapkan dana Rp5 triliun untuk ekspansi jaringan dan otopart dan Rp7 triliun untuk pengembangan pabrik,“ kata Presiden Direktur PT AI Tbk Prijono Sugiarto.
ACC ekspansi ke daerah Sementara itu, Astra Credit Companies (ACC) memperkuat layanan dengan terus menambah Sentra Mobil Bekas di daerah.
Langkah ekspansi anak usaha AI itu untuk meningkatkan pembiayaan sektor otomotif nasional. “Surabaya menjadi pilihan pertama karena penjualan mobil bekas tumbuh tinggi,“ ujar Director Sales and Marketing ACC Wiemia dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, Sentra Mobil Bekas ACC yang beranggotakan 30 diler di Surabaya itu didukung layanan perbankan dari Bank Permata, pemilik 24,9% saham ACC serta asuransi Garda Oto. “Bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ACC juga memberikan pelatihan pembiayaan supaya masyarakat mengerti tentang pembiayaan. Masyarakat bisa mencari informasi tentang pembiayaan, manfaat, dan informasi lainnya,“ katanya.
Chief Executive Officer ACC Jodjana Jody menambahkan, ACC telah menjadi perusahaan pembiayaan terpercaya di Indonesia. “Hal itu terbukti dengan sindikasi 30 bank di Jepang dan Taiwan yang mengucurkan pendanaan US$670 juta untuk ACC,“ katanya.
Sampai kuartal pertama 2014, ACC telah membukukan pembiayaan Rp7,2 triliun dengan komposisi pembiayaan mobil baru 68%, mobil bekas 29%, dan alat berat 3%.
“Pembiayaan itu untuk 55.384 unit mobil, naik 22% ketimbang kuartal I 2013 sebesar 46.142 unit. Walau unit tumbuh, kenaikan nilai total kredit tidak besar, karena adanya LCGC,“ kata Jody. (Uut/E-5) Media Indonesia, 02/05/2014, halaman : 19
PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis ekspor mobil mereka bakal naik 30% hingga akhir 2014. Timur Tengah dan Amerika Latin disasar sebagai pasar potensial untuk mencapai pertumbuhan dari realisasi ekspor 120 ribu unit tahun lalu.
“Kami optimistis ekspor bisa naik 30%.
Saat ini ekspor Toyota sudah ke banyak negara seiring peningkatan kapasitas produksi pabrik di Karawang, Jawa Barat,“ ujar Vice President Director TAM Suparno Djasmin dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, pasar potensial berada di kawasan Timur Tengah, Amerika Latin, dan ASEAN. Pihaknya juga memacu ekspor untuk kendaraan rakitan (completely knocked down/CKD), mesin, dan komponen.
Saat ini total kapasitas produksi pabrik Toyota di Indonesia mencapai 250 ribu unit per tahun. Hal itu menunjang volume ekspor tahunan yang naik dari 580 unit menjadi lebih dari 118 ribu unit. Sejak ekspor perdana pada 1987, Toyota telah mengekspor 560 ribu kendaraan utuh bernilai lebih dari US$11 miliar hingga 2013.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Astra International Tbk (AI) di Jakarta, Selasa (29/4), Suparno ditunjuk menjadi Direktur AI untuk Toyota Group di Indonesia. Suparno juga menjabat CEO Toyota Sales Operation (Auto 2000) menggantikan Johnny Darmawan yang pensiun.
Dari total penjualan mobil nasional 1,2 juta unit (naik 10%) pada 2013, penjualan mobil Grup Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Truck, dan Peugeot) naik 8% sejumlah 655 ribu unit. “Divisi otomotif berkontribusi 45% untuk pendapatan Astra. Tahun ini, kami menyiapkan dana Rp5 triliun untuk ekspansi jaringan dan otopart dan Rp7 triliun untuk pengembangan pabrik,“ kata Presiden Direktur PT AI Tbk Prijono Sugiarto.
ACC ekspansi ke daerah Sementara itu, Astra Credit Companies (ACC) memperkuat layanan dengan terus menambah Sentra Mobil Bekas di daerah.
Langkah ekspansi anak usaha AI itu untuk meningkatkan pembiayaan sektor otomotif nasional. “Surabaya menjadi pilihan pertama karena penjualan mobil bekas tumbuh tinggi,“ ujar Director Sales and Marketing ACC Wiemia dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, Sentra Mobil Bekas ACC yang beranggotakan 30 diler di Surabaya itu didukung layanan perbankan dari Bank Permata, pemilik 24,9% saham ACC serta asuransi Garda Oto. “Bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ACC juga memberikan pelatihan pembiayaan supaya masyarakat mengerti tentang pembiayaan. Masyarakat bisa mencari informasi tentang pembiayaan, manfaat, dan informasi lainnya,“ katanya.
Chief Executive Officer ACC Jodjana Jody menambahkan, ACC telah menjadi perusahaan pembiayaan terpercaya di Indonesia. “Hal itu terbukti dengan sindikasi 30 bank di Jepang dan Taiwan yang mengucurkan pendanaan US$670 juta untuk ACC,“ katanya.
Sampai kuartal pertama 2014, ACC telah membukukan pembiayaan Rp7,2 triliun dengan komposisi pembiayaan mobil baru 68%, mobil bekas 29%, dan alat berat 3%.
“Pembiayaan itu untuk 55.384 unit mobil, naik 22% ketimbang kuartal I 2013 sebesar 46.142 unit. Walau unit tumbuh, kenaikan nilai total kredit tidak besar, karena adanya LCGC,“ kata Jody. (Uut/E-5) Media Indonesia, 02/05/2014, halaman : 19
Rabu, 02 April 2014
Ford Tambah Investasi US$500 Juta di AS
FORD Motor Co akan menghabiskan US$500 juta dan menciptakan 300 lapangan pekerjaan untuk meningkatkan pabrik mesin di Ohio guna membuat mesin baru, yakni 2.7 L enam silinder Ecoboost untuk truk pikap F-150.
Truk pikap F-150 2015 merupakan model pertama yang akan menggunakan mesin baru buatan pabrik mesin di Lima, Ohio. Truk pikap F-150 itu diklaim sebagai kendaraan terlaris di Amerika Utara.
Mesin Ecoboost merupakan mesin turbocharged yang memakai sistem injeksi bahan bakar langsung untuk menghasilkan tenaga yang besar. Empat tipe mesin Ford yang akan digunakan pada F-150 2015 ialah 3.5 L V6, 2.7 L Ecoboost V6, 5 L V8, dan 3.5 L Ecoboost V6. (Antara/ MEDIA INDONESIA, 1/04/2014, HAL:16)
Truk pikap F-150 2015 merupakan model pertama yang akan menggunakan mesin baru buatan pabrik mesin di Lima, Ohio. Truk pikap F-150 itu diklaim sebagai kendaraan terlaris di Amerika Utara.
Mesin Ecoboost merupakan mesin turbocharged yang memakai sistem injeksi bahan bakar langsung untuk menghasilkan tenaga yang besar. Empat tipe mesin Ford yang akan digunakan pada F-150 2015 ialah 3.5 L V6, 2.7 L Ecoboost V6, 5 L V8, dan 3.5 L Ecoboost V6. (Antara/ MEDIA INDONESIA, 1/04/2014, HAL:16)
Langganan:
Postingan (Atom)