MENGAWALI tahun ini, PT Piaggio Indonesia (PID), yang menaungi empat merek motor asal Italia, yakni Vespa, Piaggio, Aprilia, dan Moto Guzzi, ikut serta di ajang Indonesia Moto Adventure (IMA) 2016.Acara yang mengeksplorasi keindahan alam Indonesia dalam bentuk video dan foto itu melibatkan rider dalam maupun luar negeri.
“Kami sangat senang dapat menjadi bagian dalam perjalanan ini. Keterlibatan kami di IMA membuktikan fokus kami terhadap pasar Indonesia yang menjadi pasar terpenting kami,“ ujar Managing Director PID Marco Noto La Diega.
Sebagai bentuk partisipasinya, PT PID meminjamkan dua unit Moto Guzzi V7 Racer dan Stone kepada dua rider. Moto Guzzi V7 Racer dikendarai Arya Hidayat, seorang pengelola merek pakaian khusus otomotif. Sementara itu, V7 Stone ditunggangi fotografer asal AS Aaron Birmhall.
Mereka menempuh 350 km guna menelusuri titik-titik eksotis Pulau Lombok mulai 23 hingga 30 Januari lalu. Sebagai penutup tur, para pengendara turut mengadiri Bali Custom War 2016. (Mus/S-3) Media Indonesia, 4 Februari 2016, Halaman 22
The Kinder Life: Menyediakan Jasa Rental Mobil Box Tahun Tinggi Tersedia Berbagai Tipe Dan Merek
Headline
Toyota Bidik Ekspor Mobil Naik 30%
Di kuartal I 2014, pembiayaan sektor otomotif turun akibat semakin ketatnya likuiditas. PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis ekspor mobil...
Tampilkan postingan dengan label Sekilas Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekilas Info. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 Februari 2016
Jumat, 26 Desember 2014
Pabrik Baru Honda Pasok Filipina
PABRIK baru Honda yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, resmi beroperasi kemarin. Selain meladeni permintaan skuter matik (skutik) untuk pasar domestik, pabrik keempat Honda di Indonesia tersebut bakal mengekspor skutik ke Filipina.
Peresmian pabrik Honda Karawang dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Turut hadir dalam acara antara lain Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, Presiden dan CEO of Honda Motor Corporation (HMC) Takanobu Ito, Presiden Direktur PT Astra International (AI) Prijono Sugiarto, serta segenap jajaran eksekutif PT Astra Honda Motor (AHM).
Peresmian pabrik Honda Karawang dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Turut hadir dalam acara antara lain Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, Presiden dan CEO of Honda Motor Corporation (HMC) Takanobu Ito, Presiden Direktur PT Astra International (AI) Prijono Sugiarto, serta segenap jajaran eksekutif PT Astra Honda Motor (AHM).
Jumat, 07 November 2014
LEMBATA, NUSA TENGGARA TIMUR Bantuan Pupuk untuk Menambal Jalan
BANTUAN pupuk organik dan pupuk NPK yang diberikan Pemkab Lembata, Nusa Tenggara Timur, salah sasaran.
Sebagian besar bantuan pupuk untuk 80 kelompok petani ladang di Lembata tidak dipergunakan dan rusak di tempat penimbunan.Sebagian pupuk justru dijual kepada petani lain yang kesulitan pupuk.
Bahkan warga menggunakan pupuk untuk menutup lubang jalan yang rusak dan berfungsi sebagai tanggul darurat untuk menangkal banjir.
Bety Buran, warga Desa Belobatang, Kecamatan Wulandoni, mengungkapkan bantuan pupuk yang diberikan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Lembata tahun lalu dibiarkan menumpuk di pinggir jalan.
“Kami tidak biasa memakai pupuk di ladang, tetapi dinas selalu menurunkan bantuan,“ ujar Betty, kemarin.
Sebaliknya, para petani sawah di Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, harus mencari pupuk di desa-desa yang menerima bantuan pupuk.“Sekarang kami kesulitan mencari pupuk dan harus mencari ke petani ladang.
Ternyata pupuk-pupuk bantuan itu tidak digunakan dan dijual per karungnya Rp120 ribu,“ ungkap Maria Prada, petani sawah Waikomo.
Kisruh bantuan pupuk yang salah sasaran menyebabkan para petani kebingungan. Maria Prada dan para petani sawah Waikomo meminta pemerintah meninjau ulang program bantuan pupuk kepada petani ladang.
“Selama ini petani sawah yang sangat membutuhkan pupuk tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah,“ keluhnya.(PT/N-4) Media Indonesia, 5/11/2014, halaman 13
Sebagian besar bantuan pupuk untuk 80 kelompok petani ladang di Lembata tidak dipergunakan dan rusak di tempat penimbunan.Sebagian pupuk justru dijual kepada petani lain yang kesulitan pupuk.
Bahkan warga menggunakan pupuk untuk menutup lubang jalan yang rusak dan berfungsi sebagai tanggul darurat untuk menangkal banjir.
Bety Buran, warga Desa Belobatang, Kecamatan Wulandoni, mengungkapkan bantuan pupuk yang diberikan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Lembata tahun lalu dibiarkan menumpuk di pinggir jalan.
“Kami tidak biasa memakai pupuk di ladang, tetapi dinas selalu menurunkan bantuan,“ ujar Betty, kemarin.
Sebaliknya, para petani sawah di Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, harus mencari pupuk di desa-desa yang menerima bantuan pupuk.“Sekarang kami kesulitan mencari pupuk dan harus mencari ke petani ladang.
Ternyata pupuk-pupuk bantuan itu tidak digunakan dan dijual per karungnya Rp120 ribu,“ ungkap Maria Prada, petani sawah Waikomo.
Kisruh bantuan pupuk yang salah sasaran menyebabkan para petani kebingungan. Maria Prada dan para petani sawah Waikomo meminta pemerintah meninjau ulang program bantuan pupuk kepada petani ladang.
“Selama ini petani sawah yang sangat membutuhkan pupuk tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah,“ keluhnya.(PT/N-4) Media Indonesia, 5/11/2014, halaman 13
Rabu, 03 September 2014
Perusahaan Otobus akan Ditindak Tegas
TERMINAL Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang sejak 6 Januari 2014 ditutup Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih saja beroperasi.
Masih banyak perusahan otobus yang melayani trayek antarkota antarprovinsi menggunakan lahan terminal. Padahal, terminal itu sudah tidak layak karena banyak bangunan yang tidak lagi terawat dan sampah menumpuk di berbagai sudut.
Meski dengan kondisi demikian, di dekat pintu keluar telah terbangun gubuk yang dibangun secara swadaya oleh beberapa perusahaan otobus sebagai tempat untuk menjual tiket. Di tempat itu juga terdapat kursi yang memang disediakan untuk berteduh dan menunggu para calon penumpang. Kondisi lebih parah terjadi saat musim Lebaran lalu. Papan pembatas yang menutupi area terminal yang akan digunakan pihak PT Mass Rapid Transit Jakarta dijebol. Akibatnya, banyak bus yang parkir dan memenuhi lahan terminal yang seharusnya tertutup.
Kepala Dinas Perhubungan DKI M Akbar menegaskan bahwa terminal itu seharusnya sudah ditutup. Jika memang ditemukan pihak operator bus yang melanggar dengan menggunakan terminal bertipe B itu, ia akan menindak dengan memberi surat teguran kepada operator.
“Itu sudah jelas ditutup dan sudah siap dibangun PT MRT.
Kalau busnya masih ada, nanti operatornya kami beri surat teguran. Upayanya itu dulu,” kata M Akbar di Balai Kota, Ja karta, awal pekan lalu.
Akbar lebih lanjut mengatakan usaha pencabutan trayek bus-bus jarak jauh berada di bawah kewenangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Oleh sebab itu, pihaknya hanya bisa mengupayakan sebatas pemberian surat teguran dan melaporkan kepada Dirjen Perhubungan Darat.
Namun, Akbar juga menekan kan adanya kerja sama dari pihak PT MRT untuk segera memulai pembangunan Stasiun Lebak Bulus. Sebab menjamurnya kembali busbus jarak jauh di Terminal Le bak Bulus dinilai sebagai akibat kelambanan PT MRT memulai pembangunan di ter minal itu.
“Saya juga berharap ada ke segeraan dari PT MRT untuk membangun ya. Karena kalau dari kami kan sebatas mengupayakan lahan. Terminal sudah kami tutup. Tinggal pihak mereka yang harusnya segera membangun,” ujar Akbar. (Put/J-5) Media Indonesia, 30/08/2014, hal 9
Masih banyak perusahan otobus yang melayani trayek antarkota antarprovinsi menggunakan lahan terminal. Padahal, terminal itu sudah tidak layak karena banyak bangunan yang tidak lagi terawat dan sampah menumpuk di berbagai sudut.
Meski dengan kondisi demikian, di dekat pintu keluar telah terbangun gubuk yang dibangun secara swadaya oleh beberapa perusahaan otobus sebagai tempat untuk menjual tiket. Di tempat itu juga terdapat kursi yang memang disediakan untuk berteduh dan menunggu para calon penumpang. Kondisi lebih parah terjadi saat musim Lebaran lalu. Papan pembatas yang menutupi area terminal yang akan digunakan pihak PT Mass Rapid Transit Jakarta dijebol. Akibatnya, banyak bus yang parkir dan memenuhi lahan terminal yang seharusnya tertutup.
Kepala Dinas Perhubungan DKI M Akbar menegaskan bahwa terminal itu seharusnya sudah ditutup. Jika memang ditemukan pihak operator bus yang melanggar dengan menggunakan terminal bertipe B itu, ia akan menindak dengan memberi surat teguran kepada operator.
“Itu sudah jelas ditutup dan sudah siap dibangun PT MRT.
Kalau busnya masih ada, nanti operatornya kami beri surat teguran. Upayanya itu dulu,” kata M Akbar di Balai Kota, Ja karta, awal pekan lalu.
Akbar lebih lanjut mengatakan usaha pencabutan trayek bus-bus jarak jauh berada di bawah kewenangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Oleh sebab itu, pihaknya hanya bisa mengupayakan sebatas pemberian surat teguran dan melaporkan kepada Dirjen Perhubungan Darat.
Namun, Akbar juga menekan kan adanya kerja sama dari pihak PT MRT untuk segera memulai pembangunan Stasiun Lebak Bulus. Sebab menjamurnya kembali busbus jarak jauh di Terminal Le bak Bulus dinilai sebagai akibat kelambanan PT MRT memulai pembangunan di ter minal itu.
“Saya juga berharap ada ke segeraan dari PT MRT untuk membangun ya. Karena kalau dari kami kan sebatas mengupayakan lahan. Terminal sudah kami tutup. Tinggal pihak mereka yang harusnya segera membangun,” ujar Akbar. (Put/J-5) Media Indonesia, 30/08/2014, hal 9
Senin, 25 Agustus 2014
BANDUNG, JAWA BARAT Tersangka Cipaganti Bertambah
PENANGANAN kasus penggelapan dana milik nasabah oleh Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada terus diselisik penyidik Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat. Setelah memenjarakan tiga pelaku pada Juni lalu, kemarin, seorang pengurus koperasi ditetapkan sebagai tersangka. “Kami memeriksa tiga petinggi koperasi yang sudah ditahan secara intensif. Hasilnya, ada seorang petinggi lagi yang terlibat dalam kasus penggelapan dana nasabah,“ ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Sayyidal Mursalin, di Bandung, kemarin.
Dengan iming-iming keuntungan besar mencapai 1,6%-1,9% per bulan dari dana yang disimpan di koperasi, Cipaganti mampu merangkul 8.000-an nasabah. Dana yang terkumpul pun berjumlah sangat fantastis, mencapai Rp3,2 triliun. Setelah sejak Februari lalu koperasi tidak mampu membayar kewajiban, beberapa nasabah melapor ke Polda Jabar.Polisi bergerak dan meringkus tiga pengurus koperasi, yakni Ardianto Setyabudi, pendiri Cipaganti Group, Yulinda Cendrawati, dan Julia Sri Rezeki.
Satu tersangka baru, lan jut Sayyidal, ialah pengurus koperasi berinisial C. Tidak i menutup kemungkinan ada penambahan tersangka baru , setelah ini.l “Semuanya tergantung pe meriksaan dan penyelidikan.Kalau ada keterangan lain, tentu akan kita selidiki lebih lanjut,“ tandasnya.
Koperasi Cipaganti berkantor pusat di Kota Bandung, dengan pendiri para pengurus . Cipaganti Group. Dana yang dikumpulkan koperasi itu i diduga digunakan untuk memi perlebar sayap usaha Cipaganti Group di bidang alat berat, tambang, juga rencana mendirikan maskapai penerbangan. Perusahaan yang berangkat dari usaha transportasi ini juga sudah masuk bursa.
Di Jambi, penyidik kejaksaan tinggi memastikan proyek pipanisasi air bersih di Kabupaten Tanjungjabung Barat bermasalah. Penyelewengan proyek yang dibiayai APBD 2009-2010 itu diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp200 miliar. Pipanisasi merupakan proyek vital yang didambakan warga Kota Kualatungkal, ibu kota Tanjungjabung Barat, untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penyidik menemukan kendati dana daerah telah dikucurkan, proyeknya sendiri terbengkalai.
“Kami sudah menemukan bukti yang meyakinkan sehingga dugaan kasus korupsi ini ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Salah satu yang kami temukan, pekerjaan pemasangan pipa ternyata tidak dikerjakan,“ kata Kepala Kejati Jambi Syaifuddin Kasim. Dalam penyelidikan juga ditemukan, meski proyek terbengkalai, rekanan asal Jakarta yang memenangi pekerjaan ternyata sudah mencairkan dana hingga 80% dari total nilai proyek. “Tersangka akan ditetapkan pekan depan,“ lanjut Kajati. (SB/EM/SL/N-2) Media Indonesia, 21/08/2014, halaman 11
Dengan iming-iming keuntungan besar mencapai 1,6%-1,9% per bulan dari dana yang disimpan di koperasi, Cipaganti mampu merangkul 8.000-an nasabah. Dana yang terkumpul pun berjumlah sangat fantastis, mencapai Rp3,2 triliun. Setelah sejak Februari lalu koperasi tidak mampu membayar kewajiban, beberapa nasabah melapor ke Polda Jabar.Polisi bergerak dan meringkus tiga pengurus koperasi, yakni Ardianto Setyabudi, pendiri Cipaganti Group, Yulinda Cendrawati, dan Julia Sri Rezeki.
Satu tersangka baru, lan jut Sayyidal, ialah pengurus koperasi berinisial C. Tidak i menutup kemungkinan ada penambahan tersangka baru , setelah ini.l “Semuanya tergantung pe meriksaan dan penyelidikan.Kalau ada keterangan lain, tentu akan kita selidiki lebih lanjut,“ tandasnya.
Koperasi Cipaganti berkantor pusat di Kota Bandung, dengan pendiri para pengurus . Cipaganti Group. Dana yang dikumpulkan koperasi itu i diduga digunakan untuk memi perlebar sayap usaha Cipaganti Group di bidang alat berat, tambang, juga rencana mendirikan maskapai penerbangan. Perusahaan yang berangkat dari usaha transportasi ini juga sudah masuk bursa.
Di Jambi, penyidik kejaksaan tinggi memastikan proyek pipanisasi air bersih di Kabupaten Tanjungjabung Barat bermasalah. Penyelewengan proyek yang dibiayai APBD 2009-2010 itu diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp200 miliar. Pipanisasi merupakan proyek vital yang didambakan warga Kota Kualatungkal, ibu kota Tanjungjabung Barat, untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penyidik menemukan kendati dana daerah telah dikucurkan, proyeknya sendiri terbengkalai.
“Kami sudah menemukan bukti yang meyakinkan sehingga dugaan kasus korupsi ini ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Salah satu yang kami temukan, pekerjaan pemasangan pipa ternyata tidak dikerjakan,“ kata Kepala Kejati Jambi Syaifuddin Kasim. Dalam penyelidikan juga ditemukan, meski proyek terbengkalai, rekanan asal Jakarta yang memenangi pekerjaan ternyata sudah mencairkan dana hingga 80% dari total nilai proyek. “Tersangka akan ditetapkan pekan depan,“ lanjut Kajati. (SB/EM/SL/N-2) Media Indonesia, 21/08/2014, halaman 11
Minggu, 13 April 2014
LOS ANGELES, AS Truk Hantam Bus Sekolah
SEDIKITNYA sembilan orang tewas, kebanyakan pelajar SMA, ketika sebuah truk pengangkut barang menghantam sebuah bus sekolah di wilayah utara California, Kamis (10/4) sore waktu setempat.
Kejadian bermula saat sopir truk kehilangan kendali lalu kendaraan melaju melewati pembatas jalan, menyenggol sebuah mobil, dan menabrak bus yang berada di jalur berlawanan. Sopir truk dan sopir bus tewas di lokasi, sedangkan tujuh korban jiwa lainnya ialah siswa di dalam bus.
Saat itu, bus berisi 44 siswa dan empat guru. Mereka tengah menuju Universitas Humboldt dalam rangka studi wisata. Korban cedera dalam tabrak an yang terjadi di wilayah Orland tersebut segera dilarikan ke rumah sakit setempat menggunakan ambulans dan helikopter. Jalan raya Interstate 5 pun sempat ditutup sementara.
Para siswa yang berasal dari sekolah-sekolah menengah di sekitar Los Angeles itu merupakan peserta program pengenalan kampus Humboldt. Mereka dianggap calon mahasiswa yang potensial dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.“Para siswa itu sekarang mengalami trauma dan lukaluka. Dua kendaraan besar yang terlibat kecelakaan itu habis terbakar,” ungkap juru bicara kepolisian setempat.
Juru bicara perusahaan pemilik truk menyatakan mengetahui kejadian dari media massa. Mereka siap bekerja sa ma dengan kepolisian untuk menyelidiki musibah itu. (AP/ Reuters/War/T-3/ MEDIA INDONESIA, 12/04/2014, HAL : 15)
Kejadian bermula saat sopir truk kehilangan kendali lalu kendaraan melaju melewati pembatas jalan, menyenggol sebuah mobil, dan menabrak bus yang berada di jalur berlawanan. Sopir truk dan sopir bus tewas di lokasi, sedangkan tujuh korban jiwa lainnya ialah siswa di dalam bus.
Saat itu, bus berisi 44 siswa dan empat guru. Mereka tengah menuju Universitas Humboldt dalam rangka studi wisata. Korban cedera dalam tabrak an yang terjadi di wilayah Orland tersebut segera dilarikan ke rumah sakit setempat menggunakan ambulans dan helikopter. Jalan raya Interstate 5 pun sempat ditutup sementara.
Para siswa yang berasal dari sekolah-sekolah menengah di sekitar Los Angeles itu merupakan peserta program pengenalan kampus Humboldt. Mereka dianggap calon mahasiswa yang potensial dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.“Para siswa itu sekarang mengalami trauma dan lukaluka. Dua kendaraan besar yang terlibat kecelakaan itu habis terbakar,” ungkap juru bicara kepolisian setempat.
Juru bicara perusahaan pemilik truk menyatakan mengetahui kejadian dari media massa. Mereka siap bekerja sa ma dengan kepolisian untuk menyelidiki musibah itu. (AP/ Reuters/War/T-3/ MEDIA INDONESIA, 12/04/2014, HAL : 15)
Langganan:
Postingan (Atom)