Headline

Toyota Bidik Ekspor Mobil Naik 30%

Di kuartal I 2014, pembiayaan sektor otomotif turun akibat semakin ketatnya likuiditas. PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis ekspor mobil...

Minggu, 04 Mei 2014

Toyota Bidik Ekspor Mobil Naik 30%

Di kuartal I 2014, pembiayaan sektor otomotif turun akibat semakin ketatnya likuiditas.
PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis ekspor mobil mereka bakal naik 30% hingga akhir 2014. Timur Tengah dan Amerika Latin disasar sebagai pasar potensial untuk mencapai pertumbuhan dari realisasi ekspor 120 ribu unit tahun lalu.
“Kami optimistis ekspor bisa naik 30%.

Saat ini ekspor Toyota sudah ke banyak negara seiring peningkatan kapasitas produksi pabrik di Karawang, Jawa Barat,“ ujar Vice President Director TAM Suparno Djasmin dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, pasar potensial berada di kawasan Timur Tengah, Amerika Latin, dan ASEAN. Pihaknya juga memacu ekspor untuk kendaraan rakitan (completely knocked down/CKD), mesin, dan komponen.

Saat ini total kapasitas produksi pabrik Toyota di Indonesia mencapai 250 ribu unit per tahun. Hal itu menunjang volume ekspor tahunan yang naik dari 580 unit menjadi lebih dari 118 ribu unit. Sejak ekspor perdana pada 1987, Toyota telah mengekspor 560 ribu kendaraan utuh bernilai lebih dari US$11 miliar hingga 2013.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Astra International Tbk (AI) di Jakarta, Selasa (29/4), Suparno ditunjuk menjadi Direktur AI untuk Toyota Group di Indonesia. Suparno juga menjabat CEO Toyota Sales Operation (Auto 2000) menggantikan Johnny Darmawan yang pensiun.

Dari total penjualan mobil nasional 1,2 juta unit (naik 10%) pada 2013, penjualan mobil Grup Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Truck, dan Peugeot) naik 8% sejumlah 655 ribu unit. “Divisi otomotif berkontribusi 45% untuk pendapatan Astra. Tahun ini, kami menyiapkan dana Rp5 triliun untuk ekspansi jaringan dan otopart dan Rp7 triliun untuk pengembangan pabrik,“ kata Presiden Direktur PT AI Tbk Prijono Sugiarto.
ACC ekspansi ke daerah Sementara itu, Astra Credit Companies (ACC) memperkuat layanan dengan terus menambah Sentra Mobil Bekas di daerah.

Langkah ekspansi anak usaha AI itu untuk meningkatkan pembiayaan sektor otomotif nasional. “Surabaya menjadi pilihan pertama karena penjualan mobil bekas tumbuh tinggi,“ ujar Director Sales and Marketing ACC Wiemia dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, Sentra Mobil Bekas ACC yang beranggotakan 30 diler di Surabaya itu didukung layanan perbankan dari Bank Permata, pemilik 24,9% saham ACC serta asuransi Garda Oto. “Bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ACC juga memberikan pelatihan pembiayaan supaya masyarakat mengerti tentang pembiayaan. Masyarakat bisa mencari informasi tentang pembiayaan, manfaat, dan informasi lainnya,“ katanya.

Chief Executive Officer ACC Jodjana Jody menambahkan, ACC telah menjadi perusahaan pembiayaan terpercaya di Indonesia. “Hal itu terbukti dengan sindikasi 30 bank di Jepang dan Taiwan yang mengucurkan pendanaan US$670 juta untuk ACC,“ katanya.
Sampai kuartal pertama 2014, ACC telah membukukan pembiayaan Rp7,2 triliun dengan komposisi pembiayaan mobil baru 68%, mobil bekas 29%, dan alat berat 3%.

“Pembiayaan itu untuk 55.384 unit mobil, naik 22% ketimbang kuartal I 2013 sebesar 46.142 unit. Walau unit tumbuh, kenaikan nilai total kredit tidak besar, karena adanya LCGC,“ kata Jody. (Uut/E-5) Media Indonesia, 02/05/2014, halaman : 19

Minggu, 13 April 2014

LOS ANGELES, AS Truk Hantam Bus Sekolah

SEDIKITNYA sembilan orang tewas, kebanyakan pelajar SMA, ketika sebuah truk pengangkut barang menghantam sebuah bus sekolah di wilayah utara California, Kamis (10/4) sore waktu setempat.

Kejadian bermula saat sopir truk kehilangan kendali lalu kendaraan melaju melewati pembatas jalan, menyenggol sebuah mobil, dan menabrak bus yang berada di jalur berlawanan. Sopir truk dan sopir bus tewas di lokasi, sedangkan tujuh korban jiwa lainnya ialah siswa di dalam bus.

Saat itu, bus berisi 44 siswa dan empat guru. Mereka tengah menuju Universitas Humboldt dalam rangka studi wisata. Korban cedera dalam tabrak an yang terjadi di wilayah Orland tersebut segera dilarikan ke rumah sakit setempat menggunakan ambulans dan helikopter. Jalan raya Interstate 5 pun sempat ditutup sementara.

Para siswa yang berasal dari sekolah-sekolah menengah di sekitar Los Angeles itu merupakan peserta program pengenalan kampus Humboldt. Mereka dianggap calon mahasiswa yang potensial dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.“Para siswa itu sekarang mengalami trauma dan lukaluka. Dua kendaraan besar yang terlibat kecelakaan itu habis terbakar,” ungkap juru bicara kepolisian setempat.

Juru bicara perusahaan pemilik truk menyatakan mengetahui kejadian dari media massa. Mereka siap bekerja sa ma dengan kepolisian untuk menyelidiki musibah itu. (AP/ Reuters/War/T-3/ MEDIA INDONESIA, 12/04/2014, HAL : 15)

Rabu, 02 April 2014

Ford Tambah Investasi US$500 Juta di AS

FORD Motor Co akan menghabiskan US$500 juta dan menciptakan 300 lapangan pekerjaan untuk meningkatkan pabrik mesin di Ohio guna membuat mesin baru, yakni 2.7 L enam silinder Ecoboost untuk truk pikap F-150.

Truk pikap F-150 2015 merupakan model pertama yang akan menggunakan mesin baru buatan pabrik mesin di Lima, Ohio. Truk pikap F-150 itu diklaim sebagai kendaraan terlaris di Amerika Utara.

Mesin Ecoboost merupakan mesin turbocharged yang memakai sistem injeksi bahan bakar langsung untuk menghasilkan tenaga yang besar. Empat tipe mesin Ford yang akan digunakan pada F-150 2015 ialah 3.5 L V6, 2.7 L Ecoboost V6, 5 L V8, dan 3.5 L Ecoboost V6. (Antara/ MEDIA INDONESIA, 1/04/2014, HAL:16)