Jumat, 26 Desember 2014

Pabrik Baru Honda Pasok Filipina

PABRIK baru Honda yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, resmi beroperasi kemarin. Selain meladeni permintaan skuter matik (skutik) untuk pasar domestik, pabrik keempat Honda di Indonesia tersebut bakal mengekspor skutik ke Filipina.

Peresmian pabrik Honda Karawang dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Turut hadir dalam acara antara lain Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, Presiden dan CEO of Honda Motor Corporation (HMC) Takanobu Ito, Presiden Direktur PT Astra International (AI) Prijono Sugiarto, serta segenap jajaran eksekutif PT Astra Honda Motor (AHM).

“Selama lima tahun terakhir, Astra telah berinvestasi Rp35 triliun secara konsolidasi dan tidak kurang dari Rp70 triliun secara kombinasi,“ ungkap Prijono dalam kata sambutannya. Adapun investasi pabrik anyar Honda di Karawang, sambungnya, bernilai Rp3,128 triliun. “Pabrik ini hasil dari joint venture. Sebanyak 50 persen dari investasi datang dari HMC dan 50 persen sisanya dari AI,“ timpal Wakil Presiden Direktur Eksekutif AHM Johannes Loman.

Sebelumnya Honda telah memiliki tiga pabrik di Sunter (kapasitas produksi 1,1 juta unit), Pegangsaan (1 juta), dan Cikarang (2,1 juta). “Dengan hadirnya pabrik keempat di Karawang yang memiliki kapasitas produksi 1,1 juta unit ini, total kapasitas produksi pabrik AHM menjadi 5,3 juta unit,“ ujar Johannes.

Pabrik termuda Honda yang pembangunannya dimulai pada Mei 2013 tersebut didedikasikan untuk merakit model-model skutik Honda yakni New Beat dan New Vario. Ekspor ke Filipina akan dilakukan mulai tahun depan dengan jumlah 40 ribu-50 ribu unit pada tahap awal.

Wapres mengapresiasi keputusan Honda menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi ekspor. “Dengan meningkatkan ekspor berarti memberikan kesempatan kerja lebih besar untuk masyarakat, pendapatan devisa lebih baik, juga penerapan teknologi lebih maju.
“Honda bekerja sama dengan AI masih akan berekspansi membangun pabrik kelima yang mampu merakit 500 ribu unit sepeda motor.(Xan/E-1) Media Indonesia, 12/12/2014, halaman 19