Jumat, 26 Desember 2014

Pabrik Baru Honda Pasok Filipina

PABRIK baru Honda yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, resmi beroperasi kemarin. Selain meladeni permintaan skuter matik (skutik) untuk pasar domestik, pabrik keempat Honda di Indonesia tersebut bakal mengekspor skutik ke Filipina.

Peresmian pabrik Honda Karawang dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Turut hadir dalam acara antara lain Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, Presiden dan CEO of Honda Motor Corporation (HMC) Takanobu Ito, Presiden Direktur PT Astra International (AI) Prijono Sugiarto, serta segenap jajaran eksekutif PT Astra Honda Motor (AHM).

Jumat, 07 November 2014

LEMBATA, NUSA TENGGARA TIMUR Bantuan Pupuk untuk Menambal Jalan

BANTUAN pupuk organik dan pupuk NPK yang diberikan Pemkab Lembata, Nusa Tenggara Timur, salah sasaran.

Sebagian besar bantuan pupuk untuk 80 kelompok petani ladang di Lembata tidak dipergunakan dan rusak di tempat penimbunan.Sebagian pupuk justru dijual kepada petani lain yang kesulitan pupuk.

Bahkan warga menggunakan pupuk untuk menutup lubang jalan yang rusak dan berfungsi sebagai tanggul darurat untuk menangkal banjir.
Bety Buran, warga Desa Belobatang, Kecamatan Wulandoni, mengungkapkan bantuan pupuk yang diberikan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Lembata tahun lalu dibiarkan menumpuk di pinggir jalan.

“Kami tidak biasa memakai pupuk di ladang, tetapi dinas selalu menurunkan bantuan,“ ujar Betty, kemarin.

Sebaliknya, para petani sawah di Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, harus mencari pupuk di desa-desa yang menerima bantuan pupuk.“Sekarang kami kesulitan mencari pupuk dan harus mencari ke petani ladang.

Ternyata pupuk-pupuk bantuan itu tidak digunakan dan dijual per karungnya Rp120 ribu,“ ungkap Maria Prada, petani sawah Waikomo.

Kisruh bantuan pupuk yang salah sasaran menyebabkan para petani kebingungan. Maria Prada dan para petani sawah Waikomo meminta pemerintah meninjau ulang program bantuan pupuk kepada petani ladang.

“Selama ini petani sawah yang sangat membutuhkan pupuk tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah,“ keluhnya.(PT/N-4) Media Indonesia, 5/11/2014, halaman 13

Rabu, 15 Oktober 2014

Terminal Jatijajar Dipastikan Molor

Terminal Bus Jatijajar, Depok, yang ditargetkan selesai tahun ini masih mangkrak karena sebagian besar lahan untuk jalan belum dibebaskan. KEMENTERIAN Per hubungan (Kemen hub) pesimistis pro yek Terminal Tipe A Jatijajar, Kota Depok, senilai Rp87 miliar selesai dan dioperasikan tahun ini, sebab lahan untuk jalan penghubung antara terminal, Jalan Raya Bogor, dan Tol Jagorawi belum selesai dibebaskan.

“Kayaknya enggak mungkin bisa selesai dan beroperasi tahun ini,“ kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar) Suroyo Alimoeso di hadapan sejumlah pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok yang dipimpin Kepala Dishub Raden Gandara Budiana di Jakarta, kemarin.

Meski demikian, ia berharap Terminal Jatijajar yang mangkrak tersebut terus direalisasikan dan difungsikan dengan segera membebaskan lahan untuk jalan penghubung antara terminal dan Jalan Raya Bogor dan Tol Jagorawi. Menurutnya, jalan penghubung menuju tol yang sejajar dengan saluran udara tegangan tinggi (sutet) itu penting guna mengurangi kemacetan di Jalan Raya Bogor, Cimanggis.

Selain itu, untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Jatijajar. “Pembangunan Terminal Tipe A Jatijajar dan infrastruktur terminal harus dikebut agar tidak membebani jalan negara,“ ujarnya. Saat menjawab Alimoeso, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Depok Eddy Suparman juga mengungkapkan dari 30.000 m2 lahan yang harus dibebaskan untuk jalan penghubung, baru 415 m2 yang selesai pembebasannya. Oleh karena itu, ia juga memastikan pembangunan terminal tidak akan selesai sesuai target pada tahun ini.

“Kalau setiap tahun lahan dibebaskan seluas itu, dapat dikalkulasikan proyek terminal akan selesai dan beroperasi kira-kira 15 hingga 20 tahun kemudian,“ katanya.Kurangi kemacetan Menurut Eddy, pengoperasian Terminal Jatijajar yang merupakan pengganti Terminal Kota Depok di Jalan Margonda Raya tersebut mendesak, karena masyarakat Kota Depok saat ini sangat membutuhkan fasilitas terminal yang lebih baik. Selain itu, untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas dan kesemrawutan di tengah kota.

Bahkan, ujarnya, saat ini kawasan Palsigunung, Jalan Raya Bogor, telah menjadi terminal bayangan bagi puluhan bus antarkota antarprovinsi (AKAP), sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas yang luar biasa setiap hari.

Ia juga mengatakan mangkraknya pembangunan Terminal Jatijajar disebabkan tidak adanya bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Untuk pembangunan fisik senilai Rp86 miliar, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok hanya dibantu Kementerian Perhubungan. “Sejak pembangunan terminal dimulai pada 2011, Pemkot Depok tidak dibantu oleh pemprov.Untuk pembangunan jalan, jembatan dan pembebasan lahan untuk jalan penghubung seluas 30.000 m2, murni dari APBD Kota Depok,“ kata Eddy.

Padahal, tambahnya, izin operasional sejumlah angkutan umum lintas kota yang melayani trayek Kota Depok dikeluarkan oleh Pemprov Jabar. Di antaranya, angkutan kota (angkot) 34 dan 37 jurusan Terminal Kampung Rambutan (Jakarta)-Cibinong dan Citeureup (Bogor).

“Agar pengerjaan terminal cepat selesai dan beroperasi, perlu dukungan keuangan Pemprov Jabar,“ terangnya. Meski demikian, ujar Eddy, kebutuhan anggaran untuk penyelesaian terminal pada tahun ini sudah dimasukkan pada anggaran penyediaan lahan APBD Kota Depok. Ia berharap, dengan beroperasinya Terminal Jatijajar, pembangunan dan perekonomian Depok bisa lebih maju. Berdasarkan peruntukannya, terminal itu bukan hanya untuk aktivitas angkutan umum lintas kota, melainkan juga sebagai terminal angkutan luar kota. (J-3) Media Indonesia, 15/10/2014, halaman 7

Rabu, 03 September 2014

Perusahaan Otobus akan Ditindak Tegas

TERMINAL Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang sejak 6 Januari 2014 ditutup Dinas Perhubungan DKI Jakarta masih saja beroperasi.

Masih banyak perusahan otobus yang melayani trayek antarkota antarprovinsi menggunakan lahan terminal. Padahal, terminal itu sudah tidak layak karena banyak bangunan yang tidak lagi terawat dan sampah menumpuk di berbagai sudut.

Meski dengan kondisi demikian, di dekat pintu keluar telah terbangun gubuk yang dibangun secara swadaya oleh beberapa perusahaan otobus sebagai tempat untuk menjual tiket. Di tempat itu juga terdapat kursi yang memang disediakan untuk berteduh dan menunggu para calon penumpang. Kondisi lebih parah terjadi saat musim Lebaran lalu. Papan pembatas yang menutupi area terminal yang akan digunakan pihak PT Mass Rapid Transit Jakarta dijebol. Akibatnya, banyak bus yang parkir dan memenuhi lahan terminal yang seharusnya tertutup.

Kepala Dinas Perhubungan DKI M Akbar menegaskan bahwa terminal itu seharusnya sudah ditutup. Jika memang ditemukan pihak operator bus yang melanggar dengan menggunakan terminal bertipe B itu, ia akan menindak dengan memberi surat teguran kepada operator.
“Itu sudah jelas ditutup dan sudah siap dibangun PT MRT.

Kalau busnya masih ada, nanti operatornya kami beri surat teguran. Upayanya itu dulu,” kata M Akbar di Balai Kota, Ja karta, awal pekan lalu.

Akbar lebih lanjut mengatakan usaha pencabutan trayek bus-bus jarak jauh berada di bawah kewenangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Oleh sebab itu, pihaknya hanya bisa mengupayakan sebatas pemberian surat teguran dan melaporkan kepada Dirjen Perhubungan Darat.

Namun, Akbar juga menekan kan adanya kerja sama dari pihak PT MRT untuk segera memulai pembangunan Stasiun Lebak Bulus. Sebab menjamurnya kembali busbus jarak jauh di Terminal Le bak Bulus dinilai sebagai akibat kelambanan PT MRT memulai pembangunan di ter minal itu.

“Saya juga berharap ada ke segeraan dari PT MRT untuk membangun ya. Karena kalau dari kami kan sebatas mengupayakan lahan. Terminal sudah kami tutup. Tinggal pihak mereka yang harusnya segera membangun,” ujar Akbar. (Put/J-5) Media Indonesia, 30/08/2014, hal 9

Senin, 25 Agustus 2014

BANDUNG, JAWA BARAT Tersangka Cipaganti Bertambah

PENANGANAN kasus penggelapan dana milik nasabah oleh Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada terus diselisik penyidik Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Barat. Setelah memenjarakan tiga pelaku pada Juni lalu, kemarin, seorang pengurus koperasi ditetapkan sebagai tersangka. “Kami memeriksa tiga petinggi koperasi yang sudah ditahan secara intensif. Hasilnya, ada seorang petinggi lagi yang terlibat dalam kasus penggelapan dana nasabah,“ ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Sayyidal Mursalin, di Bandung, kemarin.

Dengan iming-iming keuntungan besar mencapai 1,6%-1,9% per bulan dari dana yang disimpan di koperasi, Cipaganti mampu merangkul 8.000-an nasabah. Dana yang terkumpul pun berjumlah sangat fantastis, mencapai Rp3,2 triliun. Setelah sejak Februari lalu koperasi tidak mampu membayar kewajiban, beberapa nasabah melapor ke Polda Jabar.Polisi bergerak dan meringkus tiga pengurus koperasi, yakni Ardianto Setyabudi, pendiri Cipaganti Group, Yulinda Cendrawati, dan Julia Sri Rezeki.
Satu tersangka baru, lan jut Sayyidal, ialah pengurus koperasi berinisial C. Tidak i menutup kemungkinan ada penambahan tersangka baru , setelah ini.l “Semuanya tergantung pe meriksaan dan penyelidikan.Kalau ada keterangan lain, tentu akan kita selidiki lebih lanjut,“ tandasnya.

Koperasi Cipaganti berkantor pusat di Kota Bandung, dengan pendiri para pengurus . Cipaganti Group. Dana yang dikumpulkan koperasi itu i diduga digunakan untuk memi perlebar sayap usaha Cipaganti Group di bidang alat berat, tambang, juga rencana mendirikan maskapai penerbangan. Perusahaan yang berangkat dari usaha transportasi ini juga sudah masuk bursa.
Di Jambi, penyidik kejaksaan tinggi memastikan proyek pipanisasi air bersih di Kabupaten Tanjungjabung Barat bermasalah. Penyelewengan proyek yang dibiayai APBD 2009-2010 itu diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp200 miliar. Pipanisasi merupakan proyek vital yang didambakan warga Kota Kualatungkal, ibu kota Tanjungjabung Barat, untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penyidik menemukan kendati dana daerah telah dikucurkan, proyeknya sendiri terbengkalai.

“Kami sudah menemukan bukti yang meyakinkan sehingga dugaan kasus korupsi ini ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Salah satu yang kami temukan, pekerjaan pemasangan pipa ternyata tidak dikerjakan,“ kata Kepala Kejati Jambi Syaifuddin Kasim. Dalam penyelidikan juga ditemukan, meski proyek terbengkalai, rekanan asal Jakarta yang memenangi pekerjaan ternyata sudah mencairkan dana hingga 80% dari total nilai proyek. “Tersangka akan ditetapkan pekan depan,“ lanjut Kajati. (SB/EM/SL/N-2) Media Indonesia, 21/08/2014, halaman 11

Senin, 30 Juni 2014

Porsche Macan Serigala Berbulu Domba

BENTUKNYA memang sebuah sport utility vehicle (SUV) ringkas, tetapi desain dan segala teknologi di dapur pacunya dibenamkan untuk menghadirkan performa mobil sport. Karena itu, wajar jika mengandaikan Porsche Macan dengan ungkapan yang sudah akrab di telinga: serigala berbulu domba.

Macan memang telah lama digaungkan sebagai cara Porsche menciptakan segmen dan ceruk konsumen baru, terutama di negara-negara berkembang. Namun, melalui SUV kompak yang diberi nama hewan Indonesia itu, Porsche mengklaim pihaknya telah melupakan gen sport selepas menciptakan SUV bongsor Cayenne.

“Macan adalah mobil sport pertama di antara kelas compact SUV,“ kata Managing Director of PT Eurokars Artha Utama Christoph Choi pada peluncuran Macan, Kamis dua pekan lalu di Jakarta.

Meski demikian, ia mengakui Macan digarap sebagai entry level pabrikan asal Jerman tersebut. “Kombinasi unik ini menarik dan meyakinkan. Dengan Macan sebagai entry level ke dunia eksklusif Porsche, kami berharap dapat sepenuhnya mendapatkan pembeli baru untuk merek kami, juga merangsang pelanggan jangka panjang kami.“

Aura model-model sport Porsche semisal 911 GT3 dan 918 Spider disemburkan melalui garis desain maupun fitur-fitur yang mendongkrak kemampuan lari SUV kecil ini. Seperti wraparound bonnet dan garis atap yang dibuat melandai. Lampu depan Bi-Xenon dari `adik' Cayenne tersebut dibekali teknologi Porsche Dynamics Lights System.

SUV kedua gubahan Porsche itu terdiri dari tiga varian, yakni Macan S, Macan Turbo, dan Macan S Diesel. Namun, baru Macan S plus Macan Turbo yang saat ini disediakan bagi khalayak Tanah Air.

Macan S dipersenjatai mesin 3.000 cc enam silinder berkonfigurasi V (V6), dengan daya maksimal 340 hp di putaran mesin 5.500-6.500 rpm serta torsi puncak 339 lb-ft di kitiran 1.4505.000 rpm. Dalam `badan' Macan Turbo dibubuhkan mesin Biturbo 3.600 cc V6 bertenaga 400 hp di 6.000 rpm plus torsi 406 lb-ft di 1.350-4.500 rpm.

Mesinnya dikombinasikan dengan transmisi tujuh kecepatan Porsche Doppelkupplung (PDK), sistem penggerak empat roda Porsche Traction Management (PTM), ban tapak lebar dengan pelek 21 inci, sport steering wheel plus paddle shift, roda besar, serta sistem audio dan tailgate yang dioperasikan secara elektrik sebagai fitur standarnya.

Untuk cita rasa lebih trengginas, disediakan opsi suspensi udara. Porsche mengklaim sebagai satusatunya SUV yang memiliki opsi suspensi udara hingga saat ini. Di samping itu, ada pula pilihan penambahan Porsche Torque Vectoring (PTV) Plus. PTV Plus antara lain berguna untuk mengatur dan mendistribusikan secara elektronik besaran torsi yang dibutuhkan roda belakang.

Pihak Eurokars Artha Utama selaku distributor resmi Porsche di Indonesia tidak bersedia menyebut harga jual. Namun, mereka mengungkapkan Macan ditargetkan untuk laku setidaknya 100 unit hingga akhir tahun ini. (Xan/ S-2) - Media Indonesia, 19/06/2014, halaman 22

Minggu, 04 Mei 2014

Toyota Bidik Ekspor Mobil Naik 30%

Di kuartal I 2014, pembiayaan sektor otomotif turun akibat semakin ketatnya likuiditas.
PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis ekspor mobil mereka bakal naik 30% hingga akhir 2014. Timur Tengah dan Amerika Latin disasar sebagai pasar potensial untuk mencapai pertumbuhan dari realisasi ekspor 120 ribu unit tahun lalu.
“Kami optimistis ekspor bisa naik 30%.

Saat ini ekspor Toyota sudah ke banyak negara seiring peningkatan kapasitas produksi pabrik di Karawang, Jawa Barat,“ ujar Vice President Director TAM Suparno Djasmin dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, pasar potensial berada di kawasan Timur Tengah, Amerika Latin, dan ASEAN. Pihaknya juga memacu ekspor untuk kendaraan rakitan (completely knocked down/CKD), mesin, dan komponen.

Saat ini total kapasitas produksi pabrik Toyota di Indonesia mencapai 250 ribu unit per tahun. Hal itu menunjang volume ekspor tahunan yang naik dari 580 unit menjadi lebih dari 118 ribu unit. Sejak ekspor perdana pada 1987, Toyota telah mengekspor 560 ribu kendaraan utuh bernilai lebih dari US$11 miliar hingga 2013.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Astra International Tbk (AI) di Jakarta, Selasa (29/4), Suparno ditunjuk menjadi Direktur AI untuk Toyota Group di Indonesia. Suparno juga menjabat CEO Toyota Sales Operation (Auto 2000) menggantikan Johnny Darmawan yang pensiun.

Dari total penjualan mobil nasional 1,2 juta unit (naik 10%) pada 2013, penjualan mobil Grup Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Truck, dan Peugeot) naik 8% sejumlah 655 ribu unit. “Divisi otomotif berkontribusi 45% untuk pendapatan Astra. Tahun ini, kami menyiapkan dana Rp5 triliun untuk ekspansi jaringan dan otopart dan Rp7 triliun untuk pengembangan pabrik,“ kata Presiden Direktur PT AI Tbk Prijono Sugiarto.
ACC ekspansi ke daerah Sementara itu, Astra Credit Companies (ACC) memperkuat layanan dengan terus menambah Sentra Mobil Bekas di daerah.

Langkah ekspansi anak usaha AI itu untuk meningkatkan pembiayaan sektor otomotif nasional. “Surabaya menjadi pilihan pertama karena penjualan mobil bekas tumbuh tinggi,“ ujar Director Sales and Marketing ACC Wiemia dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, Sentra Mobil Bekas ACC yang beranggotakan 30 diler di Surabaya itu didukung layanan perbankan dari Bank Permata, pemilik 24,9% saham ACC serta asuransi Garda Oto. “Bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ACC juga memberikan pelatihan pembiayaan supaya masyarakat mengerti tentang pembiayaan. Masyarakat bisa mencari informasi tentang pembiayaan, manfaat, dan informasi lainnya,“ katanya.

Chief Executive Officer ACC Jodjana Jody menambahkan, ACC telah menjadi perusahaan pembiayaan terpercaya di Indonesia. “Hal itu terbukti dengan sindikasi 30 bank di Jepang dan Taiwan yang mengucurkan pendanaan US$670 juta untuk ACC,“ katanya.
Sampai kuartal pertama 2014, ACC telah membukukan pembiayaan Rp7,2 triliun dengan komposisi pembiayaan mobil baru 68%, mobil bekas 29%, dan alat berat 3%.

“Pembiayaan itu untuk 55.384 unit mobil, naik 22% ketimbang kuartal I 2013 sebesar 46.142 unit. Walau unit tumbuh, kenaikan nilai total kredit tidak besar, karena adanya LCGC,“ kata Jody. (Uut/E-5) Media Indonesia, 02/05/2014, halaman : 19

Minggu, 13 April 2014

LOS ANGELES, AS Truk Hantam Bus Sekolah

SEDIKITNYA sembilan orang tewas, kebanyakan pelajar SMA, ketika sebuah truk pengangkut barang menghantam sebuah bus sekolah di wilayah utara California, Kamis (10/4) sore waktu setempat.

Kejadian bermula saat sopir truk kehilangan kendali lalu kendaraan melaju melewati pembatas jalan, menyenggol sebuah mobil, dan menabrak bus yang berada di jalur berlawanan. Sopir truk dan sopir bus tewas di lokasi, sedangkan tujuh korban jiwa lainnya ialah siswa di dalam bus.

Saat itu, bus berisi 44 siswa dan empat guru. Mereka tengah menuju Universitas Humboldt dalam rangka studi wisata. Korban cedera dalam tabrak an yang terjadi di wilayah Orland tersebut segera dilarikan ke rumah sakit setempat menggunakan ambulans dan helikopter. Jalan raya Interstate 5 pun sempat ditutup sementara.

Para siswa yang berasal dari sekolah-sekolah menengah di sekitar Los Angeles itu merupakan peserta program pengenalan kampus Humboldt. Mereka dianggap calon mahasiswa yang potensial dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.“Para siswa itu sekarang mengalami trauma dan lukaluka. Dua kendaraan besar yang terlibat kecelakaan itu habis terbakar,” ungkap juru bicara kepolisian setempat.

Juru bicara perusahaan pemilik truk menyatakan mengetahui kejadian dari media massa. Mereka siap bekerja sa ma dengan kepolisian untuk menyelidiki musibah itu. (AP/ Reuters/War/T-3/ MEDIA INDONESIA, 12/04/2014, HAL : 15)

Rabu, 02 April 2014

Ford Tambah Investasi US$500 Juta di AS

FORD Motor Co akan menghabiskan US$500 juta dan menciptakan 300 lapangan pekerjaan untuk meningkatkan pabrik mesin di Ohio guna membuat mesin baru, yakni 2.7 L enam silinder Ecoboost untuk truk pikap F-150.

Truk pikap F-150 2015 merupakan model pertama yang akan menggunakan mesin baru buatan pabrik mesin di Lima, Ohio. Truk pikap F-150 itu diklaim sebagai kendaraan terlaris di Amerika Utara.

Mesin Ecoboost merupakan mesin turbocharged yang memakai sistem injeksi bahan bakar langsung untuk menghasilkan tenaga yang besar. Empat tipe mesin Ford yang akan digunakan pada F-150 2015 ialah 3.5 L V6, 2.7 L Ecoboost V6, 5 L V8, dan 3.5 L Ecoboost V6. (Antara/ MEDIA INDONESIA, 1/04/2014, HAL:16)