Senin, 30 Juni 2014

Porsche Macan Serigala Berbulu Domba

BENTUKNYA memang sebuah sport utility vehicle (SUV) ringkas, tetapi desain dan segala teknologi di dapur pacunya dibenamkan untuk menghadirkan performa mobil sport. Karena itu, wajar jika mengandaikan Porsche Macan dengan ungkapan yang sudah akrab di telinga: serigala berbulu domba.

Macan memang telah lama digaungkan sebagai cara Porsche menciptakan segmen dan ceruk konsumen baru, terutama di negara-negara berkembang. Namun, melalui SUV kompak yang diberi nama hewan Indonesia itu, Porsche mengklaim pihaknya telah melupakan gen sport selepas menciptakan SUV bongsor Cayenne.

“Macan adalah mobil sport pertama di antara kelas compact SUV,“ kata Managing Director of PT Eurokars Artha Utama Christoph Choi pada peluncuran Macan, Kamis dua pekan lalu di Jakarta.

Meski demikian, ia mengakui Macan digarap sebagai entry level pabrikan asal Jerman tersebut. “Kombinasi unik ini menarik dan meyakinkan. Dengan Macan sebagai entry level ke dunia eksklusif Porsche, kami berharap dapat sepenuhnya mendapatkan pembeli baru untuk merek kami, juga merangsang pelanggan jangka panjang kami.“

Aura model-model sport Porsche semisal 911 GT3 dan 918 Spider disemburkan melalui garis desain maupun fitur-fitur yang mendongkrak kemampuan lari SUV kecil ini. Seperti wraparound bonnet dan garis atap yang dibuat melandai. Lampu depan Bi-Xenon dari `adik' Cayenne tersebut dibekali teknologi Porsche Dynamics Lights System.

SUV kedua gubahan Porsche itu terdiri dari tiga varian, yakni Macan S, Macan Turbo, dan Macan S Diesel. Namun, baru Macan S plus Macan Turbo yang saat ini disediakan bagi khalayak Tanah Air.

Macan S dipersenjatai mesin 3.000 cc enam silinder berkonfigurasi V (V6), dengan daya maksimal 340 hp di putaran mesin 5.500-6.500 rpm serta torsi puncak 339 lb-ft di kitiran 1.4505.000 rpm. Dalam `badan' Macan Turbo dibubuhkan mesin Biturbo 3.600 cc V6 bertenaga 400 hp di 6.000 rpm plus torsi 406 lb-ft di 1.350-4.500 rpm.

Mesinnya dikombinasikan dengan transmisi tujuh kecepatan Porsche Doppelkupplung (PDK), sistem penggerak empat roda Porsche Traction Management (PTM), ban tapak lebar dengan pelek 21 inci, sport steering wheel plus paddle shift, roda besar, serta sistem audio dan tailgate yang dioperasikan secara elektrik sebagai fitur standarnya.

Untuk cita rasa lebih trengginas, disediakan opsi suspensi udara. Porsche mengklaim sebagai satusatunya SUV yang memiliki opsi suspensi udara hingga saat ini. Di samping itu, ada pula pilihan penambahan Porsche Torque Vectoring (PTV) Plus. PTV Plus antara lain berguna untuk mengatur dan mendistribusikan secara elektronik besaran torsi yang dibutuhkan roda belakang.

Pihak Eurokars Artha Utama selaku distributor resmi Porsche di Indonesia tidak bersedia menyebut harga jual. Namun, mereka mengungkapkan Macan ditargetkan untuk laku setidaknya 100 unit hingga akhir tahun ini. (Xan/ S-2) - Media Indonesia, 19/06/2014, halaman 22